SANDAL KARAKTER SANKAR

Dicari..... distributor,agen dan reseler sandal karakter lucu ,unik dan menarik....
segera daftarkan diri anda nengan meng klik link disini



Produk <<>> Harga <<>> Cara pemesanan <<>> profil

Info hub kami di 083807634414 atau email kami (

ca_lancar.palmerah@yahoo.com

)

Penalti Along Gagal, Pelatih Arema Kecewa

Arema hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Sriwijaya FC. Pelatih Arema Indonesia Miroslav Janu (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews – Striker Arema Indonesia, Noh Alam Shah gagal mengeksekusi penalti saat timnya menjamu Sriwijaya FC, Minggu, 27 Maret 2011. Pelatih Arema, Miroslav Janu sangat menyayangkan kegagalan ini.

Arema Indonesia hanya mampu memetik hasil imbang 1-1 saat menjamu Sriwijaya FC, Minggu, 27 Maret 2011. Usai laga, Pelatih Arema, Miroslav Janu mengakui ketangguhan barisan pertahanan tim tamu.

Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Malang, tuan rumah Arema unggul lebih dulu lewat gol TA Mushafry pada menit ke-34. Di babak kedua, Sriwijaya berhasil membalasnya lewat gol Budi Sudarsono pada menit ke-64.

Arema sebenarnya punya kesempatan untuk mencetak gol dari titik putih penalti di awal pertandingan. Sayang, Noh Alam Shah yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjebol gawang Sriwijaya FC.

Tendangan Along masih mampu dibaca oleh kiper Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu. Arema mendapat hadiah penalti setelah Along-panggilan Noh Alam Shah-diganjal Ferry di kotak terlarang.

“Sriwijaya memang tim yang tak patut dianggap remeh, dan saya hanya menyayangkan kesempatan penalti yang kurang dimaksimalkan oleh Along,” kata Janu kepada wartawan dalam jumpa pers usai pertandingan.

Janu juga mengatakan Arema sebenarnya punya banyak peluang mencetak gol. Namun dalam laga ini, bek tim tamu yang digawangi Bobby Satria, Thierry Gathuessi, Supardi dan kiper Ferry Rotinsulu tampil luar biasa.

SFC sendiri dalam laga ini tidak tampil full team. Lima pemain inti Laskar Wong Kito, yakni Firman Utina, M Ridwan, Rudi Widodo, Claudiono dan Ponaryo Astaman tidak bisa tampil karena berbagai alasan.

“Sriwijaya FC adalah tim kuat, walau banyak pemain andalannya tak turun, dan itu sudah luar biasa,” ujar pelatih berkebangsaan Ceko itu.

Sementara Pelatih SFC, Ivan Kolev mengaku awalnya tak memasang target saat bertemu Arema. Pelatih asal Bulgaria tak ingin membebani para pemainnya yang harus bermain tanpa lima pemain pilar.

“Arema tim hebat, dan kami memang tak ada target, namun bisa mencuri poin itu sudah luar biasa,” kata Kolev. (SJ)
Baca Terusannya »»  

Perbedaan Surat Cinta Anak IPA Vs IPS Vs Anak Sastra (Anak SMA Masuk Sini)



http://berantaslapindo.files.wordpress.com/2008/07/adindabakrie41.jpg


Perbedaan Surat Cinta Anak IPA Vs IPS

Dulu waktu SMA, salah seorang guru ane di kelas IPA sering BECANDA sama anak muridnya pke bahasa seperti ini, salah satunya ada di bawah ini. Silakan di simak n di baca gan...


Surat CINTA Anak IPA

Archimedes dan Newton tak akan mengerti Medan magnet
yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2
Ah tak sebanding dengan momen cintaku

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa
maksimum

Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro…

Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat
aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak
terbatas

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan
gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi
hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang
sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya

Inilah resultan momentum cinta kita…





Surat CINTA Anak IPS


Dengan hormat,

Hal : Penawaran Kesepakatan

Saya sangat gembira memberitahukan Anda bahwa saya

telah jatuh cinta kepada Anda terhitung tanggal 17
April 2003.

Berdasarkan rapat keluarga kami tanggal 15 Mei lalu

pukul 19.00 WIB, saya berketetapan hati untuk
menawarkan diri sebagai kekasih Anda yang prospektif.

Hubungan cinta kita akan menjalin masa percobaan

minimal 3 bulan sebelum memasuki tahap permanen.

Tentu saja, setelah masa percobaan usai, akan diadakan

terlebih dahulu on the job training secara intensif
dan
berkelanjutan. Dan kemu dian , setiap tiga bulan
selanjutnya akan diadakan juga evaluasi performa kerja
yang bisa menuju pada pemberian kenaikan status dari
kekasih menjadi pasangan hidup.

Biaya yang dikeluarkan untuk kerumah makan dan

shooping akan dibagi 2 sama rata antara kedua belah
pihak. Selanjutnya didasarkan pada performa dan
kinerja Anda, tidak tertutup kemungkinan bahwa saya
akan menanggung bagian yang lebih besar pengeluaran
total.

Akan tetapi, saya cukup bijaksana dan mampu menilai,

jumlah dan bentuk pengeluaran yang Anda keluarkan
nantinya.

Saya dengan segala kerendahan hati meminta Anda untuk

menjawab penawaran ini dalam waktu 30 hari
terhitung tanggal penerimaan surat . Lewat dari tanggal
tersebut, penawaran ini akan dibatalkan tanpa
pemberitahuan lebih lanjut, dan tentu saja saya akan
beralih dan mempertimbangkan kandidat lain.

Saya akan sangat berterimah kasih apabila Anda

berkenan untuk meneruskan surat ini kepada adik
perempuan, sepupu bahkan teman dekat anda, apabila
Anda menolak penawaran ini.

Demikian penawaran yang dapat saya ajukan dan

sebelumnya terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya,


Bakal calon pasanganmu


ANE SHARE SURAT CINTA ANAK SASTRA GAN


ITU KAMU
Setetes embun menguap bak debu hilang ditelan sang angin selah selah daun kini tampak kenghitam keras dan pekat air hujan pun tak kunjung datang di siang yang panas ini di bangunan tua ini di selah lorong setapak penghubung ruang belajar ku ruang belajar mu kita sebut kelas

detik berlalu, jam berlalu, bel berbunyi selalu ku nanti dua tiga anak menghambur keluar, mereka semua wanita tak satupun mampu memberi senyum untukku
tas pink berwarna lembut itu, wangi harum bak taman bunga segar itu, dan sedikit tawa kecil itu yah... itu lah kamu hai wanita, kau membuat ku tersenyum, kau membuat ku mampu bertahan berjam jam di lorong tua ini
hanya sekedar menanti tawamu, senyummu dan wangimu, semua ini tak kan beralasan tanpa dirimu ku ingin kau tau, cinta ku ini tertuju padamu, namun aku selalu membisu...
kau akan tahu isi hatiku ketika kau menatap dalam mataku... jawabbanmu selalu ku tunggu hai jantung hati ku

Semoga TERHIBUR ya gan,

Biasakan tinggalkan KOMENG setelah menyimak or membaca...!!!

Thanks



sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4280920
Baca Terusannya »»  

Reaktor di Jepang Masih Terkendali


AP PHOTO/NTV JAPAN VIA APTN Gambar yang diambil dari televisi NTV memperlihatkan asap membubung dari Fukushima Daiichi, pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Okumamachi, Prefektur Fukushima, Jepang, Sabtu (12/3). Bagian atap serta tembok bangunan PLTN itu retak akibat guncangan gempa sehari sebelumnya. Kekhawatiran muncul akibat bocornya radiasi nuklir dari reaktor nuklir di PLTN tersebut.
JAKARTA, KOMPAS.com - Mendengar berita bahwa reaktor nuklir Fukushima di Jepang meledak yang langsung terbayang di benak sebagian orang mungkin ledakan bom atom Nagasaki dan Hiroshima atau insiden Chernobyl. Padahal, apa yang terjadi sekarang jauh berbeda.
Banyak orang yang merasa takut dengan informasi ledakan di Fukushima karena takut akan konsekuensi radiasi yang bisa muncul jika material radioaktif keluar dari reaktor nuklir tersebut. Kewaspadaan akan risiko tersebut memang telah diimbau Pemerintah Jepang, namun masyarakat tetap diminta tenang dan tidak panik.
Menurut pakar teknik nuklir dari Badan tenaga Nuklir Nasional Dr Ferhat Aziz M.Sc., kebocoran zat radioaktif memang terjadi di Fukushima, namun sejauh ini masih dalam batas terkendali. Ledakan yang terjadi pun, menurutnya bukan malah memperburuk kondisi reaktor nuklir, melainkan mememperkecil risiko.
Jadi apa yang sebenarnya terjadi di reaktor nuklir tersebut? "Ledakan sebenarnya terjadi pada secondary containment, bukan pada reaktornya," uangkap Dr Ferhat Aziz dalam perbincangan dengan Kompas.com, Rabu (16/3/2011).
Ia mengatakan, reaktor nuklir tersebut memiliki pelindung yang berlapis-lapis. Terdapat bagian-bagian seperti kelongsong bahan bakar, bejana reaktor, pengungkung primer, dan pengungkung sekunder.
Kelongsong berfungsi sebagai wadah bahan bakar. Bejana bahan bakar terbuat dari baja setebal 15-20 cm. Pengungkung primer terbuat dari baja setebal 7 cm, dan pengungkung sekunder berwujud gedung berbahan beton setebal 1-2 meter.
Nah, ledakan terjadi pada secondary containment di bagian atas bangunan reaktor tersebut. Menurutnya, ledakan berupa ledakan hidrogen, seperti ledakan bahan bakar biasa, bukan ledakan bahan bakar nuklir.
Ia menjelaskan, ledakan sendiri merupakan konsekuensi dari proses venting (pelepasan) yang dilakukan untuk mengurangi tekanan pada reaktor. Proses venting memang menyebabkan material radioaktif keluar bersama uap air dan hidrogen, namun masih pada jumlah yang bisa dikendalikan.
Venting harus dilakukan karena tingginya suhu di pusat reaktor masih harus diturunkan jika tidak ingin meleleh. Meski telah dimatikan, suhu reaktor masih sangat tinggi karena sistem pendinginnya mati. Untuk mempercepat pendinginan, TEPCO (Tokyo Power Electric Co) yang mengoperasikan reaktor tersebut menggelontorkan air laut ke reaktor. Saat ini, upaya pendinginan masih terus dilakukan menggunakan air laut maupun menyemprotkan air langsung dari helikopter.
Baca Terusannya »»  

akibat radiasi nuklir di fukusima

Para ahli berharap, penetapan skala 5 pada kecelakaan nuklir akibat gempa dan tsunami di PLTN Fukushima Daiichi, Jepang, menjadi akhir kejadian. Namun, para ahli merasa belum pasti. Mereka pun mempersiapkan pembuatan ventilasi maupun penguburan reaktor PLTN dengan pasir dan beton.
"Risiko paling buruk bisa seperti yang terjadi di Chernobyl, Ukraina,” kata ahli nuklir Sihana, Ketua Jurusan Teknik Fisika, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Senin (21/3/2011).
Di antara 6 unit reaktor PLTN Fukushima, Unit 3 masih dalam kondisi kritis, setelah itu Unit 4. Unit 3 sedang beroperasi sebelum gempa dan tsunami. Adapun Unit 4 sedang diistirahatkan ketika gempa dan tsunami melanda, Jumat (11/3).
Setelah kejadian, pada reaktor Unit 3 terjadi kegagalan pendinginan sesudah ada prosedur shut down (padam) secara otomatis ketika reaktor dilanda gempa dengan moment magnitude (MW) 9,0. Meski padam, reaktor masih tetap panas.
Pendinginan reaktor dijalankan dengan sistem listrik dari generator cadangan. Namun, generator pemasok listrik cadangan rusak terempas tsunami. Akibatnya, sistem pendinginan reaktor Unit 3 gagal. Padahal, suhu waktu itu diperkirakan 1.200 derajat celsius.
Suhu tinggi di reaktor Unit 3 dikhawatirkan melelehkan batang bahan bakar nuklir. Menurut Sihana, jika batang bahan bakar meleleh, suhu bisa mencapai 2.000 derajat celsius.
Kondisi reaktor Unit 4 lebih baik dibandingkan Unit 3. Pada Unit 4 memang sempat terjadi kebakaran. Menurut Sihana, kebakaran pada instalasi reaktor Unit 4 merupakan akibat kebocoran refrigeran pada sistem pendingin.
Sekarang, apa yang menimbulkan kekhawatiran kecelakaan nuklir di PLTN Fukushima akan sama dengan Chernobyl? Sejauh mana radiasinya berdampak bagi Jepang atau dunia?
Suhu yang bisa mencapai 2.000 derajat celsius di dalam reaktor Unit 3 akibat pelelehan batang bahan bakar nuklir Uranium 235 menjadi sumber kekhawatiran. Bangunan pengungkung reaktor tidak bisa sepenuhnya diharapkan mampu menahan tekanan karena suhu reaktor yang sangat tinggi itu,
”Pendinginannya hanya mengandalkan udara,” kata Sihana.
Pendinginan udara berdaya kecil. Kondisi inilah yang menyebabkan kekhawatiran bangunan pengungkung reaktor nuklir tidak mampu bertahan.
Upaya pencegahan
Suhu terlampau tinggi di dalam reaktor Unit 3 mengakibatkan tekanan. Para ahli di Jepang merekomendasikan alternatif pembuatan ventilasi reaktor untuk mengurangi tekanan dan mengurangi risiko ledakan.
Skenario berikutnya, mengubur reaktor dengan pasir dan beton. Penguburan diharapkan mampu meredam ledakan dan berharap suhu pada batang bahan bakar nuklir uranium berangsur-angsur turun sehingga tidak meleleh dan stabil.
Sebelum dua skenario itu ditempuh, cukup beralasan orang mengkhawatirkan terjadinya risiko ledakan seperti di Chernobyl.
”Ledakan akan mengakibatkan seluruh zat radioaktif keluar. Ini sama seperti terjadi di Chernobyl. Bedanya, di Chernobyl tak ada pengamanan reaktor secara berlapis,” kata Sihana.
Bahan bakar nuklir untuk PLTN berupa Uranium 235 mendapatkan pengayaan sekitar 3 persen. Ini jauh lebih rendah dibandingkan pengayaan pada Uranium 235 yang digunakan untuk bom atom Hiroshima.
Pengayaan Uranium 235 untuk bom atom Hiroshima mencapai 90 persen dan memiliki kadar kemurnian yang jauh lebih tinggi. Ketika mengalami ”massa krisis”, bom nuklir itu akan sangat cepat meledak dan sangat dahsyat.
”Ledakan di PLTN bisa karena tekanan di dalam reaktor sangat kuat atau ledakan hidrogen,” kata Sihana.
Radiasi
Badan Keselamatan Nuklir dan Industri (NISA) Jepang, pada Kamis (17/3) sore waktu setempat, menaikkan skala kejadian kecelakaan nuklir PLTN Fukushima dari skala 4 menjadi skala 5. Skala kejadian kecelakaan nuklir ditetapkan ke dalam Skala Kejadian Radiologi dan Nuklir Internasional (INES). Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) memulai pengukuran pada keesokan harinya.
Pada skala 4, kategori kecelakaan tanpa risiko ke lingkungan. Lepasan zat radioaktif terbatas dengan dosis radiasi dalam batas yang ditetapkan.
Pada skala 5, kecelakaan dengan risiko dampak ke lingkungan. Kondisi darurat nuklir ditetapkan terbatas di sekitar instalasi PLTN. Ini disertai kerusakan pada teras nuklir dan pelindung radiologisnya.
Penyemprotan dengan air laut seberat sekitar 30 ton menggunakan helikopter, menurut Sihana, selain untuk mendinginkan reaktor juga bermakna untuk memerangkap partikel zat radioaktif yang terlepas di udara agar larut ke dalam air.
Ada dua unsur radioaktif utama, yaitu isotop Iodine 131 dengan waktu paruh delapan hari dan Cesium 137 dengan waktu paruh 30 tahun. Tubuh manusia dapat terkontaminasi melalui air, udara, partikel debu, makanan, dan minuman.
Penetapan skala kejadian menjadi skala 5 saat ini telah meningkatkan risiko masyarakat di sekitar PLTN Fukushima untuk terpapar zat radioaktif. Mungkin saja ancaman masih terbatas dalam radius 20-30 kilometer. Namun berjaga-jaga di luar wilayah itu juga tindakan bijaksana.
Baca Terusannya »»  
Peristiwa meledaknya pembangkit listrik tenaga nuklir di Jepang bukanlah yang pertama di dunia. Dulu, tepatnya pada tahun 1986 sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir pernah meledak di Chernobyl, Ukraina. Sekarang kota ini menjadi kota mati yang telah ditinggalkan penduduknya dan tak bisa ditinggali akibat efek radiasi nuklir yang sangat mematikan, bahkan radiasi nuklir tersebut masih terasa sampai sekarang.

Pada pukul 01:23 malam, 26 April 1986, Reaktor nomor 4 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl, Ukraina, meledak saat sedang dilakukan uji keamanan, ledakan yang membawa kehancuran yang begitu dahsyat untuk daerah sekitarnya, efek ledakan bahkan dirasakan sampai Inggris dan Skandinavia. Nuklir yang melepaskan tenaga 400 kali lebih kuat dari bom atom Hiroshima ini menyebabkan krisis fatal yang masih dirasakan sampai hari ini. Lima persen dari besar anggaran nasional Ukraina sampai sekarang masih didedikasikan untuk mengatasi konsekuensi ledakan, seperti kanker akibat radiasi..


foto cherynobil



























Mungkinkah efek mematikan ini akan terjadi juga di Fukushima, Jepang?
Tentu jika pemerintah Jepang tidak mampu mengatasi ledakan nuklir yang saat ini sedang mengancam.





sumber :http://i-dus.blogspot.com/2011/03/chernobyl-contoh-kota-mati-yang-terkena.html

Baca Terusannya »»  
Tenis adalah olahraga yang mengasikkan untuk ditonton.
tapi tidak semua momen dalam tenis keren...
Berikut adalah beberapa ekspresi wajah yang cukup lucu yang bisa anda saksikan pada pertandingan tenis..
Monggo....






































Baca Terusannya »»